Jumat, 07 Agustus 2015
Kamis, 06 Agustus 2015
nama : Mutstafa
Kelas : Ak-2
Kelas : Ak-2
kalau diceritakan masalah pengalaman,,aduh,,panjang sekali
ya,,dari pertama masuk hingga saat ini menunggu waktu usainya pembelajaran tiba yangg namanya kenangan dan kesan kesan selama disini kalau diceritakan sangat panjang sekali,,,,,,
tapi metode pembelajaran disini sangat bagus,ea instrukturnya berpengalaman dan care dalam mengajar siswanya,,meski siswanya sedikit bandel,namun intrukturnya pada sabar,,wkwkwkw,,ce ile,,
intinya selama saya disini yang awalnya saya kurang paham tentang design animasi,photo,tentang ms.office,,ya alhamdulillah sekarang udah tau,,dan mudah mudahan dapat saya implementasikan dalam kehidupan ku sehari-hari,terutama dalam pekerjaanku,,
thanks you very much widya informatika,
and spesialist for our instruktur,,your is the best ,,
Kisah Cinta Keromantisan & Kemesraan Sesosok Rasulullah SAW
Jika romantis itu identik dengan memberikan hadiah kepada pasangan,
membahagiakan hati pasangan, serta bergembira dan bermesraan bersama
pasangan, maka sesungguhnya sejak 14 abad yang lalu Rasulullah
Shallallahu ‘Alaihi Wassalam telah memberikan banyak contoh romantis
bagi kita dalam potret kehidupan rumah tangga beliau bersama
istri-istrinya. Jauh sebelum Wiliam Shakespere sempat menulis cerita romantis Romeo dan Juliet.
Kemesraan dan keromantisan seorang muslim itu akan tampak tulus dan ikhlas serta nikmat apabila pasangan ini sejak sebelum nikahnya mereka menjauhi yang namanya Pacaran. Sehingga semakin menambahnya nikmat kemesraan dan keromantisan.
Sesosok Rasul SAW, kita ketahui beliau orang yang tegas, serius, dan sibuk akan dakwahnya. Ternyata beliaulah yang meletakkan asas rumah tangga yang romantis sesuai dengan acuan Islami. Di medan perang beliau adalah seorang jenderal profesional yang menguasai taktik dan strategi bertempur. Di tengah masyarakat, beliau adalah teman, sahabat, guru, dan sosok pemimpin yang menyenangkan. Di rumah, beliau adalah seorang kepala rumah tangga yang bisa mendatangkan rasa aman, kasih sayang, sekaligus kebahagiaan.
Rasulullah Sahallahu ‘Alaihi Wassallam dinobatkan oleh Allah sebagai suri tauladan.
Lihat saja bagaimana Aisyah ra. terharu saat ditanya tentang kenangannya bersama Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam yang paling mengagumkan. Istri kesayangan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam itu menjawab dengan penghayatan yang begitu dalam :
Dari ‘Aisyah RA, ia berkata: “Saya dahulu biasa makan his (sejenis bubur) bersama Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam .“ (HR. Bukhori dalam Adabul Mufrod)
Dari Aisyah Ra, ia berkata: “Aku biasa minum dari gelas yang sama ketika haidh, lalu Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam mengambil gelas tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat aku meletakkan mulut, lalu beliau minum.” (HR Abdurrozaq dan Said bin Manshur, dan riwayat lain yang senada dari Muslim.)
Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah minum di gelas yang digunakan ‘Aisyah. Beliau juga pernah makan daging yang pernah digigit ‘Aisyah.(HR Muslim No. 300)
Keromantisan dan Kelembutan
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam adalah seorang lelaki sebagaimana lelaki lainnya, namun bagi para ummahatul mukminin , beliau bukan sekedar suami yang biasa. Beliau adalah suami yang romantis dengan segenap arti yang bisa diwakili oleh kata romantis. Diriwayatkan dari Umarah, ia berkata : Saya bertanya kepada Aisyah ra : “ Bagaimana keadaan Rasulullah bila berduaan dengan isri-istrinya ? “ Jawabnya : “ Dia adalah seorang lelaki seperti lelaki yang lainnya. Tetapi bedanya beliau seorang yang paling mulia, paling lemah lembut, serta senang tertawa dan tersenyum “ (HR Ibnu Asakir & Ishaq ).
Jika merasa belum lengkap dengan contoh nyata dari kehidupan rumah tangga beliau, maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam telah menegaskan secara khusus pada umatnya untuk berlaku romantis pada pasangannya. Beliau bersabda : “Sesungguhnya orang yang terbaik di antara kamu adalah yang paling baik terhadap istrinya. Dan aku adalah yang terbaik pada istri dari kamu sekalian “. (HR Tirmidzi & Ibnu Hibban)
Kemesraan dan keromantisan seorang muslim itu akan tampak tulus dan ikhlas serta nikmat apabila pasangan ini sejak sebelum nikahnya mereka menjauhi yang namanya Pacaran. Sehingga semakin menambahnya nikmat kemesraan dan keromantisan.
Sesosok Rasul SAW, kita ketahui beliau orang yang tegas, serius, dan sibuk akan dakwahnya. Ternyata beliaulah yang meletakkan asas rumah tangga yang romantis sesuai dengan acuan Islami. Di medan perang beliau adalah seorang jenderal profesional yang menguasai taktik dan strategi bertempur. Di tengah masyarakat, beliau adalah teman, sahabat, guru, dan sosok pemimpin yang menyenangkan. Di rumah, beliau adalah seorang kepala rumah tangga yang bisa mendatangkan rasa aman, kasih sayang, sekaligus kebahagiaan.
Rasulullah Sahallahu ‘Alaihi Wassallam dinobatkan oleh Allah sebagai suri tauladan.
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ
أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ
وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيراً
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang
baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan
(kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”.
(QS: Al Ahzab [33] : 21).
Lihat saja bagaimana Aisyah ra. terharu saat ditanya tentang kenangannya bersama Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam yang paling mengagumkan. Istri kesayangan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam itu menjawab dengan penghayatan yang begitu dalam :
Kaana kullu amrihi ‘ajaba (Semua tentangnya menakjubkan !).
Seolah-olah Aisyah ra berbalik bertanya : “ Manakah dari pribadi beliau yang tidak mengagumkan ? “.
Begitu romantisnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam hingga
Aisyah tidak bisa melukiskannya dengan kata-kata selain menakjubkan.!
Mencium Kening Istrinya Saat Hendak Bepergian
Di antara sisi romantis Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam, beliau mencium istrinya sebelum keluar untuk shalat. Dari 'Aisyah Radhiallaahu 'anha, “Bahwa Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam mencium sebagian istrinya kemudian keluar menunaikan shalat tanpa berwudhu dahulu.” (HR Ahmad).
Mengendong Aisyah
Aisyah ra ingat persis ketika Rasulullah saw menggendongnya mesra melihat orang-orang Habsyi bermain-main di pekarangan masjid hingga ia merasa bosan.
Mencium Kening Istrinya Saat Hendak Bepergian
Di antara sisi romantis Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam, beliau mencium istrinya sebelum keluar untuk shalat. Dari 'Aisyah Radhiallaahu 'anha, “Bahwa Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam mencium sebagian istrinya kemudian keluar menunaikan shalat tanpa berwudhu dahulu.” (HR Ahmad).
Mengendong Aisyah
Aisyah ra ingat persis ketika Rasulullah saw menggendongnya mesra melihat orang-orang Habsyi bermain-main di pekarangan masjid hingga ia merasa bosan.
Bermain dengan Aisyah
Di hari lainnya, suaminya tercinta itu malah mengajaknya berlomba lari dan mencuri kemenangan atasnya saat badannya bertambah subur.
Bermanja, Ketika Aisyah Marah
Nabi saw biasa memijit-menjepit hidung ‘Aisyah jika ia marah dan beliau berkata, Wahai ‘Aisya, bacalah do’a: “Wahai
Tuhanku, Tuhan Muhammad, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kekerasan
hatiku, dan lindungilah diriku dari fitnah yang menyesatkan.”
(HR. Ibnu Sunni). Siapa yang berani lakuin ni tips. Kalau istrinya lagi
marah, coba deh di jepit hidungnya dengan manja dan penuh kasih pasti
deh marahnya hilang.
Panggilan Kesayangan
Aisyah ra juga takkan lupa saat Rasulullah saw memanggilnya dengan panggilan kesayangan “Humaira”
(yang pipinya kemerah-merahan). Sebuah panggilan yang benar-benar mampu
membuat pipi Aisyah bersemu merah jambu. Malu dan salah tingkah.
Sementara di dalam rumah, potret romantis Aisyah bersama Rasulullah
Shallallahu ‘Alaihi Wassalam lebih menakjubkan. Mereka makan sepiring
berdua, tidur satu selimut berdua, bahkan hingga mandi satu bejana !
Bayangkan, adakah yang lebih romantis dari tiga hal tersebut?
Makan Sepiring Berdua
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam juga suka memakan dan meminum
berdua dari piring dan gelas istri-istrinya tanpa merasa risih atau
jijik.Makan Sepiring Berdua
Dari ‘Aisyah RA, ia berkata: “Saya dahulu biasa makan his (sejenis bubur) bersama Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam .“ (HR. Bukhori dalam Adabul Mufrod)
Dari Aisyah Ra, ia berkata: “Aku biasa minum dari gelas yang sama ketika haidh, lalu Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam mengambil gelas tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat aku meletakkan mulut, lalu beliau minum.” (HR Abdurrozaq dan Said bin Manshur, dan riwayat lain yang senada dari Muslim.)
Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah minum di gelas yang digunakan ‘Aisyah. Beliau juga pernah makan daging yang pernah digigit ‘Aisyah.(HR Muslim No. 300)
Bercanda dengan Menlemuri Wajah dengan Kue
Yang unik lagi misalnya, jika Anda pernah melihat film-film barat, maka ada sebuah kebiasaan aneh saat pesta , yaitu melumuri atau melempar wajah temannya dengan kue-kue yang ada. Kemudian mereka saling membalas. Ternyata, uswah kita tercinta shallallahu alaiahi wa salam pernah melakukannya dengan dua istrinya ; Aisyah ra dan Saudah ra. Mereka berdua asyik bercanda, saling membalas melumuri wajah madunya dengan sebuah makanan sejenis jenang. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam tidak hanya tersenyum simpul, bahkan juga ikut menyemangati kedua istrinya . Berani mencoba ?
Menemani Istri
Dari ‘Aisyah, ia mengatakan, beliau (Nabi) adalah orang yang paling lembut dan banyak menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit. (HR Bukhari No 4750, HR Muslim No 2770)Yang unik lagi misalnya, jika Anda pernah melihat film-film barat, maka ada sebuah kebiasaan aneh saat pesta , yaitu melumuri atau melempar wajah temannya dengan kue-kue yang ada. Kemudian mereka saling membalas. Ternyata, uswah kita tercinta shallallahu alaiahi wa salam pernah melakukannya dengan dua istrinya ; Aisyah ra dan Saudah ra. Mereka berdua asyik bercanda, saling membalas melumuri wajah madunya dengan sebuah makanan sejenis jenang. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam tidak hanya tersenyum simpul, bahkan juga ikut menyemangati kedua istrinya . Berani mencoba ?
Menemani Istri
Mandi dan Bercanda Bersama
Meskipun beliau sebagai seorang pemimpin yang super sibuk mengurus ummat, namun beliau tidak lupa untuk menjalin kemesraan dengan istri-istrinya. Beliau tak segan-segan untuk mandi bersama dengan istri beliau.
Dalam sebuah riwayat, mandi bersama dengan Siti ‘Aisyah radhiyallahu anha dalam satu kamar mandi dengan bak yang sama.
Meskipun beliau sebagai seorang pemimpin yang super sibuk mengurus ummat, namun beliau tidak lupa untuk menjalin kemesraan dengan istri-istrinya. Beliau tak segan-segan untuk mandi bersama dengan istri beliau.
Dalam sebuah riwayat, mandi bersama dengan Siti ‘Aisyah radhiyallahu anha dalam satu kamar mandi dengan bak yang sama.
Dari 'Aisyah radhiallahu ‘anha, ia berkata, “Aku
pernah mandi dari jinabat bersama Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa
sallam dengan satu tempat air, tangan kami selalu bergantian mengambil
air.” (HR Mutafaqun ‘alaih).
Dalam riwayat Ibnu Hibban menambahkan, “Dan tangan kami bersentuhan”.
Rasulullah mengajarkan kepada kita, mandi bersama istri bukanlah suatu hal yang tercela. Jika hal ini dianggap tercela, tentulah beliau Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tidak akan melakukannya.
Rasulullah juga sangat mengerti perasaan istri-istrinya dan tau cara menyenangkan dan memberi kasih sayang. Rasulullah, sering tidur di pangkuan Siti ‘Aisyah, meski istrinya sedang haids.
Dalam riwayat Ibnu Hibban menambahkan, “Dan tangan kami bersentuhan”.
Rasulullah mengajarkan kepada kita, mandi bersama istri bukanlah suatu hal yang tercela. Jika hal ini dianggap tercela, tentulah beliau Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tidak akan melakukannya.
Rasulullah juga sangat mengerti perasaan istri-istrinya dan tau cara menyenangkan dan memberi kasih sayang. Rasulullah, sering tidur di pangkuan Siti ‘Aisyah, meski istrinya sedang haids.
Keromantisan dan Kelembutan
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam adalah seorang lelaki sebagaimana lelaki lainnya, namun bagi para ummahatul mukminin , beliau bukan sekedar suami yang biasa. Beliau adalah suami yang romantis dengan segenap arti yang bisa diwakili oleh kata romantis. Diriwayatkan dari Umarah, ia berkata : Saya bertanya kepada Aisyah ra : “ Bagaimana keadaan Rasulullah bila berduaan dengan isri-istrinya ? “ Jawabnya : “ Dia adalah seorang lelaki seperti lelaki yang lainnya. Tetapi bedanya beliau seorang yang paling mulia, paling lemah lembut, serta senang tertawa dan tersenyum “ (HR Ibnu Asakir & Ishaq ).
Jika merasa belum lengkap dengan contoh nyata dari kehidupan rumah tangga beliau, maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam telah menegaskan secara khusus pada umatnya untuk berlaku romantis pada pasangannya. Beliau bersabda : “Sesungguhnya orang yang terbaik di antara kamu adalah yang paling baik terhadap istrinya. Dan aku adalah yang terbaik pada istri dari kamu sekalian “. (HR Tirmidzi & Ibnu Hibban)
Tidak tanggung-tanggung, bahkan Al-Quran juga telah mengisyaratkan hal yang senada : “
Dan bergaullah dengan mereka (istri-istrimu) secara patut. Kemudian
jika kamu tidak menyukai mereka, maka (bersabarlah) karena mungkin kamu
tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang
banyak “ ( QS An-Nisa :41 )
Syarat untuk menjadi terbaik, harus berbuat baik terlebih dahulu kepada istri. Berbuat baik itu luas dan banyak peluangnya. Dari yang sekedar tersenyum, meremas jari tangan, bahkan hingga merawat pasangan kita saat sakit sekalipun. Subhanallah, bermesraan dengan istri itu membahagiakan hati dan menghapus segala gundah. Dan ternyata bukan itu saja, Islam juga menjadikan kebaikan, kemesraan, dan romantisnya seseorang terhadap pasangannya sebagai ladang pahala, bahkan kunci surga di akhirat kelak. Apakah maksud kunci surga itu ? Semoga dua hadits di bawah ini cukup bisa memberi jawaban bagi kita.
Dari Hushain bin Muhshan bahwa bibinya datang kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam, lalu beliau bertanya kepadanya, “ Apakah engkau mempunyai suami ? Dia menjawab ;”Punya”, Beliau bertanya lagi: ”Bagaimana sikapmu terhadapnya ? “ Dia menjawab, “ aku tidak menghiraukannya, kecuali jika aku tidak mampu “. Maka beliau bersabda : “ Bagaimanapun engkau bersikap begitu kepadanya ? Sesunggguhnya dia adalah surga dan nerakamu) (HR Ahmad) . Juga diriwayatkan dari Ummu Salamah bahwa Rasulullah bersabda : “Siapapun wanita yang meninggal dunia sedangkan suaminya dalam keadaan ridha kepadanya, maka ia masuk surga “ (HR. Hakim & Tirmidzi)
Syarat untuk menjadi terbaik, harus berbuat baik terlebih dahulu kepada istri. Berbuat baik itu luas dan banyak peluangnya. Dari yang sekedar tersenyum, meremas jari tangan, bahkan hingga merawat pasangan kita saat sakit sekalipun. Subhanallah, bermesraan dengan istri itu membahagiakan hati dan menghapus segala gundah. Dan ternyata bukan itu saja, Islam juga menjadikan kebaikan, kemesraan, dan romantisnya seseorang terhadap pasangannya sebagai ladang pahala, bahkan kunci surga di akhirat kelak. Apakah maksud kunci surga itu ? Semoga dua hadits di bawah ini cukup bisa memberi jawaban bagi kita.
Dari Hushain bin Muhshan bahwa bibinya datang kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam, lalu beliau bertanya kepadanya, “ Apakah engkau mempunyai suami ? Dia menjawab ;”Punya”, Beliau bertanya lagi: ”Bagaimana sikapmu terhadapnya ? “ Dia menjawab, “ aku tidak menghiraukannya, kecuali jika aku tidak mampu “. Maka beliau bersabda : “ Bagaimanapun engkau bersikap begitu kepadanya ? Sesunggguhnya dia adalah surga dan nerakamu) (HR Ahmad) . Juga diriwayatkan dari Ummu Salamah bahwa Rasulullah bersabda : “Siapapun wanita yang meninggal dunia sedangkan suaminya dalam keadaan ridha kepadanya, maka ia masuk surga “ (HR. Hakim & Tirmidzi)
Rabu, 05 Agustus 2015
Persembahan buat yag jatuh cinta
Boleh ngga sih
mengungkapkan perasaan suka atau perasaan cinta kita ke lain
jenis?Bolehkah cewe bilang cinta ke cowo atau cowo bilang cinta ke
cewe? Bagaimana Islam memandang persoalan ini? Adakah larangannya dalam
Al-Qur'an dan Assunnah?
Yuk, kita bahas. Sampai saat ini saya sendiri belum menemukan dalil larangan khusus untuk larangan
mengungkapkan
perasaan cinta atau suka kepada lain jenis. Beberapa ustadz atau
pemateri yang mengisi sebuah acara seperti ta'lim, talk show, atau
tabligh akbar yang bertemakan cinta sering kali menyitir hadits
berikut.
"Barang
siapa yang jatuh cinta, lalu menyembunyikannya dan memelihara kesucian
dirinya serta bersabar sampai dia meninggal dunia, maka dia adalah
seorang yang mati syahid."
atau,
"Barang
siapa yang jatuh cinta, lalu menyembunyikannnya dan menahan diri dengan
penuh kesabaran, niscaya Allah akan memberikan ampunan baginya dan
memuaskannya ke dalam surga."
dan hadits berikut,
"Barang siapa yang jatuh cinta, lalu menahan dirinya hingga meninggal dunia, maka dia syahid."
Dengan
dalil-dalil tersebut para ustadz dan pemateri tersebut mengatakan,
"Makanya kalo kamu-kamu lagi jatuh cinta ngga perlu deh bilang-bilang
ato ngungkapin perasaan kamu, tahan aja. Kalo itu berhasil kamu lakuin
terus bikin kamu meninggal, ganjarannya syahid bro! Langsung masuk
surga alias shortcut to heaven!"
Dengan
hadits-hadits tersebut maka mereka jadikan "larangan" atau setidaknya
sebagai keutamaan untuk tidak mengungkapkan perasaan cinta, cukup
dipendam saja, kalau dibawa sampai mati, matinya mati syahid.
Nah, tapi
benarkah hadits ini bisa diterima? Berderajat hasan atau shahihkah?
Mari kita lihat pendapat Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah, seorang Ulama yang
dikomentari oleh Al-Imam Burhanuddin Azzar'iy, "Di kolong langit ini
tiada seorang pun yang lebih luas ilmunya daripada Ibnul Qayyim
Al-Jauziyyah". Tentang hadits-hadits tersebut. Ibnul Qayyim dalam
kitabnya Thibbun Nabawi (Pengobatan Nabi) dalam Bab Petunjuk Rasulullah
SAW untuk Mengatasi Penyakit Asmara berkomentar,
"Jangan
tertipu oleh hadits palsu yang mengatasnamakan Rasulullah SAW yang
diriwayatkan oleh Suwaid bin Said, dari Ali bin Mushir, dari Abu Yahya
Al-Qattat, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas, dari Nabi, diriwayatkan pula
dari Aisyah dari Nabi. Diriwayatkan oleh Azzubair bin Bakr, dari Abdul
Malik bin Abdul Aziz bin Majisyun, dari Abdul Aziz bin Hazim, dari Ibnu
Abi Najih, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas dari Nabi bahwa beliau
bersabda, "Barang siapa jatuh cinta, lalu menjaga kesuciannya, lalu ia
meninggal dunia, maka ia mati syahid." dan dalam riwayat lain
disebutkan, "Barang siapa jatuh cinta (kasmaran), lalu ia menyembunyikan
perasaannya, menjaga diri dan bersabar, akan Allah ampuni dosa-dosanya
dan akan Allah masukkan ke dalam Surga-Nya."
Syahid
adalah kedudukan tertinggi di sisi Allah, disejajarkan dengan kedudukan
Shiddiqiin. Kedudukan ini harus dicapai dengan amalan dan kondisi
tertentu yang merupakan syarat mutlak.Syahiid ada dua macam : syahid
umum dan syahid khusus. Syahid khusus adalah syahid fi sabilillah.
Syahid umum ada lima, disebutkan dalam sebuah hadits shahih, dan mati
karena tertikam panah asmara tidak termasuk di dalamnya. Karena panah
asmara bisa merupakan syirik terhadap Allah dalam cinta, merupakan
hasil kealpaan terhadap Allah serta membiarkan hati, jiwa dan cinta
menjadi milik selain Allah. Maka bagaimana mungkin ia termasuk
kedudukan yang mendatangkan mati syahid?
Bahaya panah
asmara terhadap hati melebihi sesuatu. Ia bahkan dapat disebut sebagai
khamrnya rohani yang menyebabkan jiwa mabuk kepayang sehingga
menghalanginya untuk berdzikir kepada Allah. Hati orang yang dirundung
asmara akan menjadi hamba kekasihnya. Cinta kasih itulah yang
mengoptimalkan rasa tunduk, kecintaan dan kepasrahan mendalam. Bagaimana
mungkin ketundukan hati kepada selain Allah dapat membawa seseorang
kepada kedudukan mulia di kalangan ahli Tauhiid, di kalangan pemuka dan
orang istimewa di antara mereka." (Selesai kutipan dari Ibnul Qayyim)
Dalam kitab
yang lain yang juga ditulis oleh Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah, berjudul
Rawdhatul Muhibbin wa Nazhatul Musytaqiin (Taman Orang-orang yang Jatuh
Cinta dan Rekreasi Orang-orang yang Dimabuk Rindu) beliau berkomentar
tentang hadits tersebut dengan senada, hadits-hadits tersebut bukan
dari Rasulullah SAW.
Saya pun tak
habis pikir kalau hadits-hadits tersebut bisa diterima alias
berderajat Hasan atau Shahih. Saya punya tiga alasan logis mengapa
berkata seperti itu:
Pertama,
seandainya hadits tersebut bisa diterima saya punya cara yang singkat
supaya bisa dapat gelar Asy-Syahid, alias Shortcut to Heaven!! Gak
perlu repot-repot pergi ke Palestina, Iraq, atau Afghanistan lalu
bergabung bersama Mujahidin di sana untuk perang terus kamu ketembak
atau kena bom lalu mati syahid. Ngga perlu, bikin capek aja. Gini
caranya, Umbar pandangan ke akhwat atau cewe yang paling cantik di
kampusmu, jangan yang jelek atau standar. Lihat terus dengan seksama
wajahnya yang cantik dan menggiurkan, biarkan terus jangan bergeming!
Tatap terus, terus, dan terus, abaikan stimulus dari luar. Hati-hati
jangan sampe ngiler! Kalo ngiler nanti wibawamu jatuh di depan gadis
pujaanmu! Kalau ternyata sikapmu yang sedang mengumbar pandangan itu
kepergok gadis pujaanmu yang sedang kamu pelongin itu, biarkan saja,
balas dia dengan kedipan mata yang genit. Jangan pedulikan larangan
Allah dalam Surah Annur ayat 30-31 tentang kewajiban menundukkan
pandangan atau hadits Nabi tentang larangan pada pandangan yang kedua.
Ngga apa-apa dosa dikit, nanti juga ditebus dengan matinya kamu sebagai
syahid. Lalu kamu biarkan bibit-bibit cinta tumbuh di hatimu, tumbuh
menjadi bunga cinta yang indah dan mengakar kuat di hatimu, biarkan
pikiranmu melayang dan merasakan dalamnya cinta itu. Nah, setelah kamu
jatuh cinta pada pandangan yang pertama dan kelamaan memandang tersebut,
bayangkan si doi dimanapun berada, kalau bisa ingat-ingat doi di
setiap waktu dan tempat, waktu mau makan, tidur, masuk WC. Setelah
tubuhmu bergejolak tidak keruan gara gara cinta itu, karena
hormon-hormon dalam tubuhmu bersekresi tidak seimbang dan tidak
teratur, maka jadilah kamu sakit sampai menjelang sakaratul maut. Tapi
ingat! tetap jangan ungkapkan perasaanmu ke si doi, Jangan bilang
"Uhibbuki", "I Love U", atau "aku cinta kamu", sembunyikan dan tahan
perasaan itu. Kalau ngga, nantinya malah ngga mati syahid. Biarkan
dirimu sekarat gara-gara cinta itu sampai Malaikat maut menjemputmu.
Selamat! ketika jantung tak lagi berdetak dan gelombang otak sudah
tidak berfrekuensi lagi, tubuhmu tak perlu lagi dimandikan, langsung
dikuburkan saja, karena kamu telah "SYAHID"! Itupun kalau hadits-hadits
tersebut berderajat shahih atau paling tidak hasan.
Kedua, bila
hadits-hadits tersebut diterima, maka akan menghapuskan keutamaan
menikah yang merupakan Sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam,
bahkan beliaupun membenci orang yang tidak mau menikah dan menganggap
bukan ummatnya bila tidak suka dengan Sunnahnya. Nikah merupakan
anjuran bagi Ummat Islam, karena untuk melanjutkan keturunan, karena
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam akan berbangga dengan ummatnya
yang banyak jumlahnya di hari akhir nanti. Nikah bahkan merupakan
Nishfuddiin (Setengah dari agama) dan setengahnya lagi ada dalam
ketaqwaan kepada Allah Azza wa Jalla. Maka keutamaan-keutamaan tersebut
akan hilang dibenak seseorang yang telah jatuh cinta dan mestinya
melanjutkan ke tahap akad nikah. Dia akan berpikir, "Buat apa nikah?
mending saya pendam saja perasaan cinta ini dan saya akan sabar dengan
perasaan ini. Kemudian saya sembunyikan perasaan ini dan saya bawa
perasaan ini sampai mati, biar saya mati syahid. Ini namanya Shortcut
to Heaven. Gitu aja kok repot? (Sambil meniru gaya bicaranya Gus Pur)"
Ketiga, Jika
hadits ini Shahih atau Hasan maka bakal ada berapa banyak orang yang
jadi pengangguran, lalai dan enggan melakukan aktivitas karena
menikmati tikaman panah asmara dan menunggunya sampai dia sekarat dan
"mati syahid". Seandainya di suatu kota atau perkampungan masyarakatnya
banyak yang berpikir untuk mengambil jalan Shortcut to Heaven seperti
yang saya sebutkan pada poin pertama maka bisa jadi aktivitas kota atau
perkampungan tersebut akan mati, jalan-jalan akan sepi, pasar-pasar
pun akan sepi, mall-mall megah pun tak kalah sepinya, ketika malam tiba
lampu-lampu tak kunjung menyala kecuali lampu kamar-kamr mereka yang
sedang menikmati tikaman panah asmara. Karena semuanya sedang menderita
karena terkena panah asmara dan menunggu untuk "syahid". Tak ada
keutamaan lagi dan tak ada alasan lagi untuk melakukan Da'wah dan
Jihad, karena sudah punya cara untuk langsung masuk syurga dengan
menikmati tikaman panah asmara yang mengantarkannya kepada "mati
syahid". Jadi untuk mati syahid tidak perlu dengan amalan-amalan yang
berat seperti Jihad atau Da'wah atau yang lainnya, cukup dengan
menghujamkan panah asmara ke diri sendiri lalu menunggu sampai dia
terkena penyakit TBC (Tekanan Batin Cinta) yang membuat dia sekarat
lalu "mati syahid".
Nah, apakah
sudah terjawab pertanyaan : Boleh ngga sih mengungkapkan perasaan suka
atau perasaan cinta kita ke lain jenis? Bila kita mendasarinya pada
hadits hadits palsu dan dha'if yang sudah dipaparkan di atas maka tak
ada larangannya untuk mengungkapkan perasaan kita pada lain jenis.
Kisah Ali ibn Abi Thalib ra. dan Fathimah putri Rasulullah SAW yang
baru mengungkapkan perasaan cintanya pada saat setelah menikah
sebenarnya tidak bisa dijadikan dalil larangan mengungkapkan cinta
sebelum nikah, karena dalam kisah tersebut tidak ada fi'il amr (kata
kerja perintah) atau fi'il nahyi (kata kerja larangan) untuk
memerintahkan memendam perasaan cinta atau larangan mengungkapkan
perasaan cinta. Jadi, setelah saya telusuri, sampai saat ini saya belum
menemukan dalil-dalil yang melarang untuk mengungkapkan perasaan cinta
atau perintah memendam perasaan cinta. Artinya belum tentu orang yang
mengungkapkan perasaan cinta kepada lain jenis walapun bukan mahramnya
(misalnya kekasihnya) adalah perbuatan fasiq.
Weits!!
Tunggu dulu!! Jangan dulu beranjak!! Mentang-mentang tak ada
larangannya jangan dulu buru-buru pergi menghampiri si doi sambil ngasih
bunga plus cokelat yang dibungkus dengan kado berbentuk hati berwarna
pink disertai dengan tulisan "I Love U" sambil berlutut di hadapan si
doi! Jangan mentang-mentang udah belajar di Ma'had Al-Imaraat padahal
baru level Tamhidi (persiapan) buru-buru ngambil HP terus dengan
sok-sokan ngirim SMS pake Bahasa Arab ke si doi "Uhibbuki Jiddan (Aku
sangat mencintaimu)"! Atau tiba-tiba pas lagi baca tulisan ini si doi
lewat di hadapan kamu, terus dengan spontan kamu menjilati telapak
tanganmu lalu memoles rambutmu yang acak-acakan dengan telapak tanganmu
berlumur air liur tersebut biar keliatan ganteng, kemudian
menghampirinya dan bilang "Sebenarnya sudah lama aku mencintaimu."
Sabar, masih
ada pertimbangan lain. Pertimbangan maslahat dan madharat. Artinya,
ketika kita mengungkapkan perasaan cinta kita kepada seseorang yang
kita cintai apakah kita juga memikirkan efek jangka panjangnya.
Menghujamnya perasaan cinta yang mendaalam kemudian menimbulkan efek
"khamr hati" yang kemudian membuat kita lalai dzikr kepada Allah, bahkan
syirik mahabbah (cinta), faktornya bukan hanya dari mata. Memang kata
Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah dalam kitabnya Rawdhatul Muhibbin wa Nazhatul
Musytaqiin salah satu faktornya memang dari mata jelalatan yang sering
mengumbar pandangan, sehingga jadilah penyakit hati yang akut,
bagaikan karat yang sangat tebal menutup cermin hati kita sehingga
karatnya susah minta ampun dibersihkannya, larangan mengumbar pandangan
jelas tertulis dalam Al-Qur'an surah Annur (24) ayat 30,
"Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya..."
Kemudian di ayat 31,
"Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya..."
Begitu juga
bila perasaan cinta itu diungkapkan, apalagi kalau cintanya gayung
bersambut, akan memperkuat dan memperdalam rasa cinta kita pada sang
kekasih, efeknya tidak jauh beda dengan ketika kita mengumbar
pandangan. Kalaulah hanya bertepuk sebelah tangan efeknya pun bisa jadi
tidak jauh beda, justru bisa jadi malah tambah semangat untuk mengejar
sang kekasih agar mau menerima cintanya, usaha yang dilakukan pun tidak
tanggung-tanggung, yang pada ujungnya melalaikannya untuk mencintai
Allah.
Mengungkapkan
perasaan cinta kepada lain jenis yang belum menjadi mahramnya adalah
kesempatan besar untuk men-tarbiyah (mendidik) dan menumbuh suburkan
perasaan cinta kepada selain Allah. Bahkan efek "khamr hati" bisa jadi
lebih berbahaya dari khamr yang asli. Bahkan tak jarang menjurus kepada
syirik mahabbah (cinta), simak firman Allah,
Dan di
antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan
selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah.
(QS. Al-Baqarah : 165)
Cinta
merupakan salah satu unsur ibadah kepada Allah, bahkan merupakan inti
dari ibadah. Apa jadinya bila cinta yang merupakan unsur ibadah
dibelokkan kepada selain Allah. Benda-benda yang bisa menjadi stimulus
untuk selalu mengingat sang kekasih, SMS-SMS darinya yang enggan dan
sulit untuk dihapus karena perasaan cinta yang masih menyelimuti hati,
lama-lama akan menghujam kuat dan menjadi karat hati yang amat sulit
dibersihkan. Bahkan dokter sekalipun kebanyakan angkat tangan untuk
menyembuhkan penyakit kasmaran. Jatuh Cinta akan membuat kita jatuh ke
dalam cinta yang tidak berkah, terupurk di dalamnya, terhina karenanya,
membuat kita benar-benar jatuh. Membuat kita enggan bangkit dari tempat
tidur karena menikmati khayalan indahnya bisa bersama dirinya, membuat
kita menangis sia-sia karena merasa kehilangan dia. Menahan perasaan
cinta lebih baik daripada mengunkapkannya, mengungkapkan perasaan cinta
ibaratnya sebuah pemantik api yang akan membakar api asmara yang sulit
dipadamkan. Jadi pertimbangkan juga dari segi maslahat dan madharatnya.
Menahan untuk mengungkapakan perasaan cinta lebih maslahat bila belum
siap untuk menikah, mengungkapkan perasaan cinta bahkan hampir tidak
ada maslahatnya, justru madharatnya lebih besar. Bila kita bisa
berpikir jernih dan memikirkan efek jangka panjang bisa kita dapati
bahwa mengungkapkan perasaan cinta bila belum siap untuk menikah akan
menimbulkan madharat, madharatnya yang paling kecil adalah lalai dari
mengingat kepada Allah, madharat paling parah bisa menimbulkan syirik
dalam hati karena mencintai selain kepada Allah seperti mencintai Allah,
bahkan bisa lebih. Lain halnya bila sudah menikah, karena telah
dibingkai dalam bingkai syari'ah, bahkan terdapat banyak keutamaan
dibandingkan ketika membujang. Melakukan Jima' yang asalanya berzina
bila dilakukan sebelum menikah maka setelah menikah justru mendapatkan
pahala. Berpegengan tangan yang awalanya "lebih baik dicerca dengan besi
yang panas yang menyala" ketika sudah menikah maka menjadi penggugur
dosa.
Sekali lagi :
Boleh ngga sih mengungkapkan perasaan suka atau perasaan cinta kita ke
lain jenis? Walau secara tegas dan khusus belum ditemukan larangannya
dan keutamaannya dalam Al-Qur'an dan Assunnah, namun di sisi lain kita
harus mempertimbangkan dari segi maslahat dan madharatnya. Saya yakin,
Anda-anda yang membaca tulisan ini bisa memikirkannya dengan hati yang
jernih dan dengan akal yang sehat.
Rasulullah Mengajarkan Cinta (Hadist Tentang Cinta)
Bicara tentang cinta adalah bicara tentang salah satu nikmat kehidupan,
yaitu nikmatnya mencintai dan dicintai. Islam sebagai agama yang paling
sempurna telah mengatur segalanya tentang percintaan, seperti tercantum
dalam beberapa hadist tentang cinta.Kita tahu bahwa tuntunan hidup kita di dunia ini ada tiga, yaitu Al-Qur’an, hadist, dan ijtihad. Selain di dalam Al-Qur’an, peraturan dan adab cinta dalam Islam telah diajarkan oleh Rasulullah. Berikut adalah beberapa dari sekian banyak hadit tentang cinta yang diberikan Nabi Muhammad SAW.
Rasulullah SAW bersabda: Cintailah kekasihmu sewajarnya karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kamu benci. Bencilah sewajarnya karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi kekasihmu. (HR. Al-Tarmidzi)
Sesungguhnya orang-orang yang saling mencintai, kamar-kamarnya di surga nanti terlihat seperti bintang yang muncul dari timur dan bintang barat yang berpijar. Lalu ada yang bertanya, “Siapa mereka itu?”. Mereka adalah orang-orang yang mencintai karena Allah SWT. (HR. Ahmad)
Perumpamaan orang-orang beriman dalam rasa saling mencintai, saling mengasihi, saling berkasih sayang adalah seperti satu tubuh yang ketika satu anggota tubuh itu ada yang mengeluh, maka seluruh tubuh merasa mengadu dengan terus terjaga tidak bisa tidur dan merasa panas. (HR. Muslim)
Itulah tiga hadist tentang cinta yang sangatlah indah. Berikut hadist tentang cinta lainnya.
Demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, kalian tidak akan masuk surga sebelum kalian beriman. Kalian tidak akan beriman sebelum kalian saling mencintai. Tidakkah aku tunjukkan kepada kalian mengenai sesuatu yang ketika kalian melakukannya, maka kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian. (HR. Muslim)
Dari Rasulullah SAW yang bersabda dalam satu doanya, “Ya Allah, berilah aku rezeki cinta-Mu dan cinta orang yang bermanfaat buat ku cintai di sisi-Mu. Ya Allah segala yang Engkau rezekikan untukku di antara yang aku cintai, jadikanlah itu sebagai kekuatan untuk mendapatkan yang Engkau cintai., jadikan itu kebebasan dalam segala hal yang Engkau cintai. “HR. Al-Tardmizi)
Sebenarnya masih banyak lagi hadit tentang cinta yang bisa jadi rujukan kita dalam mengarungi kehidupan mencintai dan dicintai di dunia ini. Hadist tentang cinta ini tidak hanya sebatas cinta kepada lawan jenis, tetapi juga cinta kepada sesama manusia atas dasar Allah SWT. Indahnya cinta dalam Islam.
Hukum Berpacaran Menurut Islam
Assalamu'alaikum Wr. WbMemang larangan mengenai pacaran di dalam Islam tidak dibahas secara gamblang. Mungkin itulah salah satu faktor yang mengakibatkan kebanyakan orang awam tidak dapat menerima atas hukum pelarangan pacaran ini.
Namun, dalam dunia dakwah islam, larangan pacaran adalah hal yang sudah sangat dimengerti, maka aneh sekali manakala ada seseorang yang mengaku sebagai aktivis dakwah islam, namun ia tetap melakukan pacaran.
Meskipun tidak dijelaskan secara gamblang, namun banyak sekali dalil yang dapat dijadikan sebagai rujukan untuk pelarangan aktifitas pacaran tersebut.
Telah sama-sama kita ketahui bahwa Islam adalah agama yang mengharamkan perbuatan zina, termasuk juga perbuatan yang MENDEKATI ZINA.
"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan sesuatu jalan yang buruk." (QS. Al-Isra, 17 : 32)
Apa saja perbuatan yang tergolong MENDEKATI ZINA itu?
Diantaranya adalah: saling memandang, merajuk atau manja, bersentuhan (berpegangan tangan, berpelukan, berciuman, dll), berdua-duaan, dll.
Karena unsur-unsur ini dilarang dalam agama Islam, maka tentu saja hal-hal yang di dalamnya terdapat unsur tersebut adalah dilarang. Termasuk aktifitas yang namanya
"PACARAN"
Hal ini sebagaimana telah disebutkan dalam hadits berikut:
Dari Ibnu Abbas r.a. dikatakan: "Tidak ada yang ku perhitungkan lebih menjelaskan tentang dosa-dosa kecil dari pada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Allah telah menentukan bagi anak Adam bagiannya dari zina yang pasti dia
lakukan. Zinanya mata adalah melihat (dengan syahwat), zinanya lidah adalah mengucapkan (dengan syahwat), zinanya hati adalah mengharap dan menginginkan (pemenuhan nafsu syahwat), maka farji (kemaluan) yang membenarkan atau mendustakannya." (HR. Al-Bukhari dan Imam
Muslim)
Dalil di atas kemudian juga diperkuat lagi oleh beberapa hadits dan ayat Al-Qur'an berikut:
"Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan wanita kecuali bersama mahramnya."
(HR. Al-Bukhari dan Imam Muslim)
"Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah seorang laki-laki sendirian dengan seorang wanita yang tidak disertai mahramnya. Karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syaitan." (HR. Imam Ahmad)
"Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya." (Hadist Hasan, Thabrani dalam Mu'jam Kabir 20/174/386)
"Demi Allah, tangan Rasulallah SAW tidak pernah menyentuh tangan wanita (bukan mahram) sama sekali meskipun dalam keadaan memba'iat. Beliau tidak memba'iat mereka kecuali dengan mangatakan: "Saya ba'iat kalian." (HR. Al-Bukhari)
"Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita." (HR. Malik, Nasa'i, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)
Telah berkata Aisyah
r.a. "Demi Allah, sekali-kali dia (Rasul) tidak pernah menyentuh tangan wanita (bukan mahram) melainkan dia hanya membai'atnya (mengambil janji) dengan perkataaan."
(HR. Al-Bukhari dan Ibnu
Majah).
"Wahai Ali, janganlah engkau meneruskan pandangan haram (yang tidak sengaja) dengan pandangan yang lain.
Karena pandangan yang pertama mubah untukmu.
Namun yang kedua adalah haram." (HR. Abu Dawud, Ath-Tirmidzi dan dihasankan oleh Al-Albani)
"Pandangan itu adalah panah beracun dari panah-panah iblis. Maka barang siapa yang memalingkan (menundukan) pandangannya dari kecantikan seorang wanita, ikhlas karena Allah, maka Allah akan memberikan di hatinya kelezatan sampai pada hari Kiamat." (HR. Imam Ahmad)
Dari Jarir bin Abdullah
r.a. dikatakan: "Aku bertanya kepada Rasulallah SAW tentang memandang (lawan-jenis) yang (membangkitkan syahwat) tanpa disengaja. Lalu beliau memerintahkan aku mengalihkan (menundukan) pandanganku." (HR. Imam Muslim)
"Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidak-lah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk (merendahkan suara) dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik." (QS. Al-Ahzab, 33 : 32)
Demikianlah yang dapat saya tulis, semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb
Sejarah Real Madrid
Foto bersejarah Real Madrid pada musim 1905—1906.
Awal mula Real Madrid dimulai saat sepak bola diperkenalkan ke Madrid oleh para akademisi dan mahasiswa dari Institución libre de enseñanza yang di dalamnya termasuk beberapa lulusan dari Universitas Oxford dan Universitas Cambridge. Mereka mendirikan Football Club Sky pada 1897 yang kemudian kerap bermain sepak bola secara rutin pada hari Minggu pagi di Moncloa. Klub ini kemudian terpecah menjadi dua pada tahun 1900, yaitu: New Foot-Ball de Madrid dan Club Español de Madrid.[5] Klub terakhir terpecah lagi pada tahun 1902 yang kemudian menghasilkan pembentukan Madrid Football Club pada tanggal 6 Maret 1902.[1] Tiga tahun setelah berdirinya, pada tahun 1905, Madrid FC merebut gelar pertama setelah mengalahkan Athletic Bilbao pada final Copa del Rey. Klub ini menjadi salah satu anggota pendiri dari Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol pada 4 Januari 1909 ketika presiden klub Adolfo Meléndez menandatangani perjanjian dasar pendirian Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol. Dengan beberapa alasan, klub ini kemudian pindah ke Campo de O'Donnell pada tahun 1912.[6] Pada tahun 1920, nama klub diubah menjadi Real Madrid setelah Alfonso XIII dari Spanyol memperbolehkan klub menggunakan kata Real—yang berarti kerajaan—kepada klub ini.[7]
Pada tahun 1929, Liga Spanyol didirikan. Real Madrid memimpin musim pertama liga sampai pertandingan terakhir, namun saat itu secara mengejutkan mereka kalah oleh Athletic Bilbao yang menyebabkan gelar yang sudah hampir pasti diraih, direbut oleh Barcelona.[8] Real Madrid akhirnya berhasil memenangkan gelar La Liga pertama mereka pada musim 1931—32. Real kemudian berhasil mempertahankan gelarnya pada tahun selanjutnya dan sukses menjadi klub Spanyol pertama yang menjuarai La Liga dua kali berturut-turut.[9]
Selasa, 04 Agustus 2015
Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk menjadi pegawai / karyawan / pekerja yang baik :
1. Disiplin
Datang tepat waktu, pulang tepat waktu, menyelesaikan pekerjaan yang diberikan tepat waktu, dapat mengikuti aturan yang berlaku, dan lain sebagainya.
2. Menghasilkan Hasil Kerja Yang Baik
Kualitas pekerjaan yang dihasilkan haruslah baik sesuai dengan harapan yang diinginkan oleh perusahaan atau orang yang memberikan pekerjaan. Tanpa hasil kerja yang baik, maka percumalah kebaikan kita yang lain di kantor tempat kerja kita.
3. Bisa Bekerja Sama Dengan Karyawan Lain
Seorang karyawan yang baik harus bisa bekerja dengan baik dalam tim kerja yang telah ditentukan. Bisa menghormati dan mengikuti arahan dari pimpinan tim kerja.
4. Memberi Kontribusi Yang Positif dan Lebih
Jangan terpaku dengan target dan cara kerja yang sudah ada. Gunakan imajinasi dan inovasi kreativitas yang ada dalam diri. Temukan sesuatu yang dahsyat yang bisa menyebabkan pemimpin perusahaan terkesan dengan hasil yang telah kita dapatkan.
5. Menjadi Contoh Bagi Pegawai Lain
Jadilah teladan bagi pegawai / karyawan yang lain. Jadilah orang yang baik, berakhlak mulia, pekerja yang handal, berguna bagi sesama, memiliki keluarga yang harmonis, soleh, dan lain-lain.
6. Setia Kepada Perusahaan
Tunjukkan kesetiaan pada perusahaan tempat bekerja. Jangan mudah berpindah-pindah tempat kerja karena iming-iming penghasilan yang lebih besar.
7. Bersikap Baik Kepada Atasan
Bagaimanapun juga atasan merupakan bos yang harus dihormati dan dihargai. Jika ada kekurangan pada diri atasan, isilah agar dapat tertutupi sehingga bisa menjadi suatu kesatuan yang solid yang mengisi antara atasan dan bawahan.
8. Beriman dan Bertakwa Kepada Tuhan YME
Serahkan semua urusan kepada Allah SWT. Tujuan hidup kita hanyalah beribadah kepadaNya demi keridhoanNya. Harta dan jabatan hanyalah jembatan untuk beribadah kepadaNya. Gunakan pedomanNya untuk mencari nafkah di dunia yang hanya sementara.
9. Menjaga Hubungan Baik Dengan Klien Kerja
Jaga baik-baik hubungan dengan pihak luar yang menjadi rekan kerja perusahaan. Konsumen adalah raja yang harus kita jaga kepercayaannya kepada kita. Berikan yang terbaik kepada mereka semampu kita.
10. Menciptakan Suasana Kerja Yang Menyenangkan
Ciptakan suasana kerja baik kondusif bagi semua orang yang berada di lingkungan kerja mulai dari pegawai, pimpinan, petugas kebersihan (ob), tukang parkir, orang kantin, dan lain-lain.
1. Disiplin
Datang tepat waktu, pulang tepat waktu, menyelesaikan pekerjaan yang diberikan tepat waktu, dapat mengikuti aturan yang berlaku, dan lain sebagainya.
2. Menghasilkan Hasil Kerja Yang Baik
Kualitas pekerjaan yang dihasilkan haruslah baik sesuai dengan harapan yang diinginkan oleh perusahaan atau orang yang memberikan pekerjaan. Tanpa hasil kerja yang baik, maka percumalah kebaikan kita yang lain di kantor tempat kerja kita.
3. Bisa Bekerja Sama Dengan Karyawan Lain
Seorang karyawan yang baik harus bisa bekerja dengan baik dalam tim kerja yang telah ditentukan. Bisa menghormati dan mengikuti arahan dari pimpinan tim kerja.
4. Memberi Kontribusi Yang Positif dan Lebih
Jangan terpaku dengan target dan cara kerja yang sudah ada. Gunakan imajinasi dan inovasi kreativitas yang ada dalam diri. Temukan sesuatu yang dahsyat yang bisa menyebabkan pemimpin perusahaan terkesan dengan hasil yang telah kita dapatkan.
5. Menjadi Contoh Bagi Pegawai Lain
Jadilah teladan bagi pegawai / karyawan yang lain. Jadilah orang yang baik, berakhlak mulia, pekerja yang handal, berguna bagi sesama, memiliki keluarga yang harmonis, soleh, dan lain-lain.
6. Setia Kepada Perusahaan
Tunjukkan kesetiaan pada perusahaan tempat bekerja. Jangan mudah berpindah-pindah tempat kerja karena iming-iming penghasilan yang lebih besar.
7. Bersikap Baik Kepada Atasan
Bagaimanapun juga atasan merupakan bos yang harus dihormati dan dihargai. Jika ada kekurangan pada diri atasan, isilah agar dapat tertutupi sehingga bisa menjadi suatu kesatuan yang solid yang mengisi antara atasan dan bawahan.
8. Beriman dan Bertakwa Kepada Tuhan YME
Serahkan semua urusan kepada Allah SWT. Tujuan hidup kita hanyalah beribadah kepadaNya demi keridhoanNya. Harta dan jabatan hanyalah jembatan untuk beribadah kepadaNya. Gunakan pedomanNya untuk mencari nafkah di dunia yang hanya sementara.
9. Menjaga Hubungan Baik Dengan Klien Kerja
Jaga baik-baik hubungan dengan pihak luar yang menjadi rekan kerja perusahaan. Konsumen adalah raja yang harus kita jaga kepercayaannya kepada kita. Berikan yang terbaik kepada mereka semampu kita.
10. Menciptakan Suasana Kerja Yang Menyenangkan
Ciptakan suasana kerja baik kondusif bagi semua orang yang berada di lingkungan kerja mulai dari pegawai, pimpinan, petugas kebersihan (ob), tukang parkir, orang kantin, dan lain-lain.
Senin, 03 Agustus 2015
cerita lucu untuk anda,,hehehhe
Cucu : neekk! Nenek..! Kakek meninggal!!
Nenek: Kapan cu??
Cucu : Barusan, jatoh dari pohon jengkol, ayo nek kerumah, keluarga udah pada ngumpul, ayo cepat nek!
Nenek : Ntar cu, nenek pinjem HP kamu dulu cu
Cucu : Mau telpon siapa sih nek??
Nenek : gakk nenek mau buka fb dulu
Cucu : kok bisa buka fb lagi nekk?
Nenek : Hmmm... anu cu, nenek mau ubah status dari MENIKAH menjadi LAJANG
Cucu : %#%$^%&^&*^($%%
Ayo.. dishare yuk.. ;D
Cucu : neekk! Nenek..! Kakek meninggal!!
Nenek: Kapan cu??
Cucu : Barusan, jatoh dari pohon jengkol, ayo nek kerumah, keluarga udah pada ngumpul, ayo cepat nek!
Nenek : Ntar cu, nenek pinjem HP kamu dulu cu
Cucu : Mau telpon siapa sih nek??
Nenek : gakk nenek mau buka fb dulu
Cucu : kok bisa buka fb lagi nekk?
Nenek : Hmmm... anu cu, nenek mau ubah status dari MENIKAH menjadi LAJANG
Cucu : %#%$^%&^&*^($%%
Ayo.. dishare yuk.. ;D
- Manfaat tersenyum ternyata dapat membuat anda merasa lebih baik dari sebelumnya dan juga mampu meningkatkan suasanan hati anda. Oleh karena itulah, usahakan selalu tersenyum di saat anda merasakan kesedihan dan berpikiran positif terhadap segala sesuatu yang anda alami agar anda merasa jauh lebih baik dan menjadi seseorang yang selalu berpikiran positif dan tidak menjadi sangat terpuruk karena kesedihan tersebut.
- Manfaat tersenyum berikutnya yaitu mampu menghilangkan stress dalam
kehidupan anda saat menjalani aktivitas yang menguras tenaga dan pikiran
anda sepanjang hari. Lakukan aktivitas tersenyum selama satu atau dua
menit untuk menghilangkan stress tersebut pada waktu dan tempat yang
semestinya.
- Manfaat tersenyum yang ketiga yaitu dapat meningkatkan sistem
kekebalan tubuh anda. Ini dikarenakan, saat anda tersenyum maka tubuh
anda akan merasa lebih rileks sehingga daya tahan tubuh anda akan
meningkat seiring aktivitas tersenyum yang anda lakukan tersebut.
- Manfaat tersenyum yang keempat yaitu dapat menghilangkan rasa sakit yang dialami oleh tubuh anda. Ini dikarenakan, saat anda tersenyum maka akan memicu meningkatnya hormon endorfin. Hormon endorfin merupakan hormon yang dapat menghilangkan rasa sakit alami yang dialami oleh tubuh anda.
- Manfaat tersenyum yang kelima akan membuat anda tampak lebih awet muda dan terlihat tampak lebih sehat. Ini dikarenakan, saat anda tersenyum maka otot-otot wajah anda akan terangkat sehingga akan membuat anda akan tampak lebih awet muda.
7 tips cepat menghilangkan lelah di tubuh anda
- Sarapan Pagi. Biasakan untuk sarapan pagi sebelum memulai aktivitas anda. ini dikarenakan dengan sarapan tiap pagi sebelum beraktivitas maka pikiran dan kondisi tubuh anda akan lebih stabil daripada mereka yang tidak sarapan. Sehingga rasa lelah pun dapat terkurangi atau bahkan hilang pada tubuh anda di sela aktivitas anda dengan rutin sarapan pagil
- Penuhi Nutrisi Tubuh. Makanlah dengan teratur dengan makanan yang mengandung berbagai nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita, baik itu karbohidrat, protein, vitamin, mineral dan makanan yang memiliki kandungan serat yang tinggi. Sehingga menghindarkan anda dari rasa lelah setelah beraktivitas, karena tubuh kita terjaga kesehatannya dan menjadikan tubuh kita lebih stabil.
- Makanan Berserat. Makanlah dengan makanan yang mengandung serat. Ini dikarenan dengan memperbanyak makanan yang berserat maka akan memberikan energi lebih pada tubuh kita. Sehingga tidak mudah capek dalam segala aktivitas kita.
- Cukupi Air Putih. Minumlah air sesuai kebutuhan tubuh kita. Paling baik yaitu 8 gelas sehari bisa lebih. Ini dikarenakan air akan mempermudah darah dalam mengalir ke seluruh sel dan organ tubuh kita. Sehingga peredaran darah lancar dan rasa lelah akan terkurangi.
- Dengarkan Musik. Mendengarkan musik yang anda sukai merupakan salah satu cara efektif untuk menghilangkan rasa lelah yang ada dalam tubuh anda. jadi setelah selesai beraktivitas tidak ada salahnya mendengarkan musik yang anda sukai dengan duduk santai. Ini akan membantu menghilangkan rasa lelah tersebut.
- Tertawalah. Melihat acara komedi yang ditayangkan di televisi
juga mampu menghilangkan rasa lelah yang anda alami setelah
beraktivitas. Dengan tertawa lepas semua beban pikiran dan lelah pada
tubuh anda akan sirna tanpa anda sadari.
- Cuci Muka. Sebelum mandi setelah beraktivitas yang membuat anda lelah, usahakan membasuh wajah anda dengan air dingin terlebih dahulu. Ini juga mampu membantu menghilangkan rasa lelah yang menghinggapi tubuh dan pikiran anda.
- Selalu Tampil Awet Muda. Faktanya, minum air putih di pagi hari sangat efektif membuang dan membersihkan racun yang berada di darah melalui keringat dan urine. Sehingga tubuh akan lebih sehat dan segar sepanjang hari.
- Peremajaan Otot Dan Sel-Sel Darah Anda. Minum air putih di pagi hari bermanfaat untuk memperbaharui organ otot serta seluruh sel darah di tubuh.
- Penyeimbang Sistem Getah Bening. Saat sistem getah bening dapat bekerja dengan optimal, maka tubuh akan memiliki kekuatan lebih untuk melawan infeksi yang dapat menganggu kualitas kesehatan tubuh yang anda miliki.
- Mengontrol Berat Badan Tubuh. Berat badan yang ideal merupakan impian setiap orang. Bagi anda yang ingin menyesuaikan berat badan yang proporsional, maka mulailah mencukupi kebutuhan air putih di pagi hari.
- Miliki Usus Besar Yang Sehat. Usus besar merupakan salah satu organ di sistem pencernan kita. Dengan minum air putih di pagi hari. akan berdampak positif untuk kesehatan usus besar. Sehingga penyerapan nutrisi makanan dapat berjalan dengan baik pula.
- Organ Ginjal Yang Lebih Sehat. Mencukupi kebutuhan asupan air putih di pagi hari dapat membantu meringankan kerja organ ginjal sekaligus menjaga kesehatan organ ginjal tersebut.
- Memperlancar Buang Air Besar. Bagi seseorang yang mengalami sembelit atau susah air besar di pagi hari, maka sebaiknya minum air putih saat bangun tidur yang mana bertujuan untuk membantu melancarkan buang air besar tersebut.
Liputan6.com, Makassar - Ledakan terjadi di Perumahan Puri Pattene Blok C Nomor 10 Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan. Peristiwa yang terjadi pada pukul 15.30 Wita menewaskan 3 warga setempat.
Kapolsek Biringkanaya, Makassar Kompol Yunus mengatakan, selain menelan korban jiwa, ledakan juga mengakibatkan sejumlah rumah rusak. Namun begitu, pihaknya masih menyelidiki jenis ledakan tersebut
"Ledakan menghancurkan 6 rumah penduduk. Tapi mengenai kepastiannya sementara menunggu hasil pihak Gegana beserta tim sedang melakukan olah TKP," ujar Yunus.
Saat ini polisi tengah menyelidiki penyebab ledakan tersebut. "Penyebabnya masih dalam penyelidikan, Tim Gegana juga masih melakukan olah TKP," ujar Yunus.
Sebelumnya, Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Andi Husnaeni mengatakan, salah satu dari warga yang tewas diketahui bernama H Lolo (55). "Korban tewas awalnya 2, kemudian korban bertambah jadi 3," ujar Andi.
Seorang warga menyebutkan peristiwa itu terjadi begitu cepat. Salah satu korban disebutkan mengontrak di satu dari 6 rumah yang hancur akibat ledakan tersebut.
Kabut,
Dalam kenangan pergolakan bumi pertiwi
Mendung,
Pertandakah hujan deras
Membanjiri asa yang haus kemerdekaan
Dia dan semua yang ada menunggu keputusan sakral
Serbu.... Merdeka atau mati.. Allahu Akbar
Titahmu terdengar kian merasuk dalam jiwa
Dalam serbuan bambu runcing menyatu
Kau teruskan bunyi-bunyi ayat suci
Kau teriakan semangat juang demi negeri
Kau relakan terkasih menahan terpaan belati
Untuk ibu pertiwi..
Kini kau lihat,
Merah hitam tanah kelahiranmu
Pertumpahan darah para penjajah keji
Gemelutmu tak kunjung sia
Lindungan-Nya selalu dihatimu
Untuk kemerdekaan Indonesia abadi
Sabtu, 01 Agustus 2015
,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Sahabat adalah mereka yang mampu
mengeluarkan kemampuan terbaik yang ada dalam diri kita dan mereka yang
selalu memberi kita semangat.
Bersedih dengan orang yang tepat lebih baik daripada berbahagia dengan orang yang salah dan oleh karena itu bijaklah anda dalam memilih sahabat.
Sahabat bukan mereka yang menghampiri
kita ketika mereka butuh, namun mereka yang tetap bersama kita ketika
seluruh dunia menjauh dari kita.
Jangan pernah kamu menyakiti sahabatmu sendiri, karena sahabat adalah cara Tuhan menunjukkan bahwa Dia tidak ingin kamu sendirian dalam menjalani hidup.
Sahabat adalah mereka yang tahu apa yang
mereka miliki ketika bersamamu, bukan mereka yang menyadari siapa
dirimu setelah mereka kehilanganmu.
Sahabat adalah mereka yang tahu semua kekuranganmu, namun tetap memilih bersamamu ketika orang lain pergi meninggalkanmu.
Tak ada yang abadi, begitu juga dengan hati. Hargai apa yang kamu miliki kini, sebelum hidup menjadikan dia sebuah memori.Buatlah mereka yang kamu cintai tersenyum malam ini, sebagai ganti dari malam sebelumnya yang kamu habiskan bersama Hidup terlalu singkat tuk sembunyikan rasa. Jangan biarkan dirimu terus
bertanya-tanya, kamu tak pernah tahu dia jg punya perasaan yg sama.Cinta tak menyakiti, karena cinta adalah untuk bahagia. Jika kamu merasa
tersiksa karenanya, coba pikirkan apakah benar itu cinta?
Ketika Tuhan belum menjawab doamu, Dia melatih kesabaranmu. Ketika Tuhan tak menjawabnya, Dia punya sesuatu yang lebih baik untukmu.
Ketika Tuhan belum menjawab doamu, Dia melatih kesabaranmu. Ketika Tuhan tak menjawabnya, Dia punya sesuatu yang lebih baik untukmu.
Langganan:
Komentar (Atom)















